Belajar Tentang Slim Framework, Microframework Berbasis PHP

Belajar Tentang Slim Framework, Microframework Berbasis PHP

Kata “PHP framework” sudah tidak asing lagi bagi sebagian orang. Beberapa orang akan langsung memikirkan beberapa framework populer yang tersedia saat ini, antara lain Laravel, Symfony, CodeIgniter, Yii, CakePHP, Zend Framework, dan lain sebagainya ketika mendengar istilah PHP framework. Pada artikel ini kita akan membahas secara singkat Slim Framework,  sebuah microframework yang memungkinkan Anda menyesuaikan bagaimana struktur aplikasi diatur, sebagai salah satu kerangka kerja.

Slim Microframework

microframework

Slim dibangun oleh Josh Lockhart, seorang senior developer dari newmediacampaigns.com dan Ia adalah “The man behind” PHP The Right Way. Menurut Josh Lockhart, Slim adalah microframework PHP untuk membuat aplikasi web. Biasanya digunakan untuk membangun layanan web atau REST API. Slim adalah kerangka kerja yang berkonsentrasi pada fungsi dasar yang diperlukan oleh aplikasi web, seperti menerima permintaan HTTP, meneruskan permintaan ke kode yang relevan, dan memberikan respons HTTP. Inilah sebabnya mengapa Slim disebut sebagai microframework.

Microframework biasanya digunakan untuk proyek skala kecil dengan tujuan spesifik dan tingkat kompleksitas minimal.  Misalnya membangun API, adalah kasus penggunaan yang lebih baik untuk mikro framework daripada fullstack framework. karena akan lebih cepat, lebih ringan, dan lebih efisien.

Slim Microframework Tutorial

microframework
  1. Ketika membuat project Slim, Anda membutuhkan composer. Composer bertugas untuk manajemen library, menjalankan server, melakukan testing, dll. Jadi, pastikan composer sudah terinstal di komputer Anda.
  2. Setelah itu, ketik perintah berikut untuk membuat project slim: composer create-project slim/slim-skeleton:3.1.8 aplikasi-slim -vvv
  3. Perintah di atas akan membuat direktori baru bernama aplikasi-slim. Isinya berupa file template dari slim-skeleton.
  4. slim-skeleton ini adalah template project slim yang kita bisa gunakan tanpa harus membuat file dari nol. Kalau diartikan ke dalam bahasa indonesia skeleton artinya tulang punggung. Jadi project yang kita buat merupakan project “tulang punggung” yang nanti bisa kita kembangkan ke skala yang lebih besar.
  5. Menjalankan server PHP, bukalah direktori aplikasi-slim dengan teks editor. Sangat direkomendasikan menggunakan VS Code, karena di sana terdapat build-in terminal yang bisa kita manfaatkan.
  6. Setelah itu, buka terminal dengan menekan tombol Ctrl+`. Lalu ketik perintah berikut untuk menjalankan server: composer start
  7. Maka server akan berjalan di localhost pada port 8080.
  8. Setelah itu, coba buka http://localhost:8080, jika berhasil maka akan tampil seperti ini:
tutorial slim microframework
Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *