Manfaat Internet of Things, Pendidikan Jadi Lebih Mudah Diakses

Ide teknis yang dikenal sebagai “internet of things” (IoT) memungkinkan komunikasi antar ponsel melalui jaringan koneksi internet. Pendiri Auto-ID Center Massachusetts Institute of Technology (MIT) Kevin Ashton menciptakan ungkapan ini untuk pertama kalinya pada tahun 1999.

Meskipun demikian, internet telah digunakan secara luas sebelum istilah ini muncul, khususnya di sektor perdagangan, militer, dan berbagi informasi. Namun kemajuan teknologi internet tidak berhenti sampai disitu saja. Saat ini, internet digunakan di berbagai industri, termasuk pendidikan.

Internet of Things dalam Dunia Pendidikan

Internet of Things

Suatu bangsa, termasuk Indonesia, dapat maju dan berkembang karena pendidikan, oleh karena itu pendidikan sangatlah penting. Indonesia menghadapi kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan cepat, terhadap perubahan-perubahan tersebut seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi dan fenomena globalisasi. Teknologi telah tertanam dalam kehidupan sehari-hari dan memiliki potensi besar untuk meningkatkan standar pendidikan dan meningkatkan pengalaman pendidikan. Dengan mengintegrasikan teknologi IoT, kampus dan sekolah dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya, menyederhanakan proses pembelajaran, dan menciptakan peluang baru untuk pembuatan kurikulum dan strategi pengajaran mutakhir.

IoT dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk pembelajaran tetapi juga untuk mengelola layanan pendukung pengajaran di kampus dan sekolah. Contoh layanan ini antara lain pengelolaan data alumni, penggunaan biometrik untuk kehadiran, dan peminjaman buku dan perlengkapan sekolah.

Manfaat Penerapan IoT dalam Pendidikan

manfaat iot
  1. Terciptanya pendidikan yang lebih inklusif
    Pengembangan pendidikan yang lebih inklusif merupakan keuntungan pertama. Siswa kini dapat menghadiri kelas, mengirimkan tugas dan pekerjaan rumah melalui email, bahkan bertanya kepada guru dan dosen hanya dengan memiliki smartphone dan koneksi internet.
  2. Mendorong inovasi
    Pengumpulan data real-time yang dimungkinkan oleh IoT menghasilkan data yang lebih tepat mengenai masing-masing siswa dan mahasiswa, serta kinerja mereka secara keseluruhan. Membuat pilihan yang lebih cerdas dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran. Dalam jangka panjang, manfaat IoT dalam pendidikan membantu siswa  dan mahasiswa mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk berhasil dalam tren globalisasi terkini dan membantu mereka menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi di era digital saat ini.
  3. Manajemen perpustakaan yang lebih baik
    Selain itu, perpustakaan pintar dapat dibangun dengan bantuan internet of things. Siswa dan mahasiswa dapat mengunjungi perpustakaan sekolah dan kampus bahkan di luar jam kerja berkat pendirian perpustakaan pintar. Ketika tidak ada anggota staf yang hadir, siswa dapat menggunakan komputer perpustakaan pintar dan secara mandiri memeriksa dan mengembalikan buku.
  4. Pengalaman yang lebih baik
    Dengan memanfaatkan teknologi IoT, pengalaman belajar dapat menjadi lebih interaktif dan terpersonalisasi, dengan memfasilitasi akses ke sumber daya pendidikan yang lebih baik, mengoptimalkan lingkungan belajar, atau menggunakan teknologi wearable untuk memantau dan mengatur aktivitas belajar siswa dan mahasiswa.
  5. Menciptakan sekolah dan kampus yang lebih aman
    Internet of Things juga dapat digunakan untuk membuat kampus dan sekolah lebih aman. Dalam hal ini, petugas yang bersangkutan dapat mengakses semua sumber daya—termasuk lampu dan CCTV melalui suatu aplikasi. Hasilnya, petugas mampu merespons dengan cepat keadaan darurat seperti kebakaran atau orang tak dikenal memasuki kampus atau sekolah.

Mengetahui pendidikan yang penting apapun kondisinya, akan lebih baik jika instansi dan lingkungan yang ikut serta mendorong pendidikan Indonesia menjadi unggul. Dengan bantuan teknologi, proses belajar merdeka bisa dilakukan seluruh masyarakat.

Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *