Bandwidth: Peran Utama Optimalkan Jaringan Internet

Bandwidth: Peran Utama Optimalkan Jaringan Internet

Saat ini penggunaan internet bukan lagi menjadi hal yang awam bagi masyarakat. Hampir di setiap kalangan sudah mengenal dan menggunakan internet sebagai kebutuhan komunikasinya sehari-hari. Istilah “bandwidth” atau lebar pita sering dikaitkan dengan penggunaan internet, namun definisinya tidak terbatas pada hal itu. Volume informasi yang dapat disimpan oleh media transmisi per satuan waktu berkorelasi dengan lebar pitanya. Biasanya hal ini berkaitan dengan seberapa cepat data dapat ditransfer antar lokasi atau berapa banyak data yang dapat ditransfer dengan kecepatan tertentu.

Pengertian Bandwidth

bandwidth

Kapasitas maksimum koneksi komunikasi yang digunakan untuk mengangkut data dengan kecepatan bit per second (bps) dari server ke klien dikenal sebagai bandwidth. Kapasitas lebar pita mempunyai pengaruh yang besar terhadap seberapa baik aksesnya. Lebar pita yang lebih besar memungkinkan pertukaran data lebih cepat, seperti file audio, video, atau gambar. Hal ini karena lebih banyak data dapat mengalir melalui lebar pita sekaligus.

Jenis-jenis Bandwidth

  1. Digital
    Jenis lebar pita yang pertama adalah lebar pita digital. Lebar pita jenis ini mengirimkan informasi secara digital, bisa melalui saluran kabel atau nirkabel dan memiliki satuan hitung bit per second (bps).
  2. Analog
    Lebar pita analog merupakan rentang frekuensi yang biasanya diukur pada satuan Hertz/Hz, berfungsi dalam menentukan banyaknya informasi atau data yang dapat ditransmisi pada waktu tertentu. Lebar pita analog ini memiliki ukuran yang lebih rendah daripada lebar pita digital.

Fungsi Bandwidth

jaringan internet

Berdasarkan perannya dalam jaringan internet, lebar pita memiliki beberapa fungsi. Adapun fungsi lebar pita adalah sebagai berikut:

  1. Mengatur besar data yang ditransfer
    Pembatasan data ini dilakukan oleh administrator jaringan pada pengguna internet yang melakukan akses website atau mengunduh. Tujuannya yaitu mengurangi trafik tinggi dalam jangka waktu yang lama, sebab hal tersebut bisa mengganggu stabilitas dan kapasitas lebar pita itu sendiri.
  2. Membagi kecepatan transfer data
    Dengan fungsi ini, kecepatan yang dimiliki dapat dibagikan secara seimbang untuk seluruh pengguna. Pembagian tersebut juga bertujuan agar pengguna tidak saling berebut lebar pita. Sebaliknya, bila tidak menggunakan lebar pita, bisa jadi seluruh lebar pita di alokasikan ke jaringan yang dipakai oleh satu pengguna saja, sedangkan pengguna lain tidak dapat menggunakan jaringannya.
  3. Ukuran media pengiriman data
    Fungsi lain yang tak kalah penting dari lebar pita adalah mengatur ukuran media pengiriman data yang dimiliki oleh komputer atau jaringan di dalamnya. Ukuran pada lebar pita biasanya digunakan sebagai pedoman pengguna dalam memilih provider atau penyedia layanan yang berhubungan dengan koneksi internet.

Itulah beberapa penjelasan dalam mengenai lebar pita mulai dari pengertian, fungsi, dan jenis lebar pita itu sendiri. Semoga dapat bermanfaat bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak mengenai jaringan internet.

Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *