Apa itu Malware

Apa itu Malware: Jenis, Pendeteksi, dan Pencegahan

Apa itu Malware

Perkembangan teknologi semakin cepat dengan jumlah pengguna yang semakin banyak. Banyaknya pengguna teknologi maka semakin banyak kejahatan atau Cyber crime. Salah satu kejahatan cyber crime yaitu malware. Malware (Malicious Software) adalah perangkat lunak yang diperuntukan untuk menyusup, menyerang, menonaktifkan, mengganggu, dan merusak sistem serta jaringan komputer dari target. Penyebaran dari malware dapat terjadi melalui iklan pada website atau memasukan sesuatu pada disk penyimpanan (Febrianto et al. 2019).

Peretas memiliki beberapa tujuan untuk memasukan malware kedalam suatu sistem dengan tipe dan penerima yang sudah ditentukan. Peretas memiliki beberapa tujuan dalam memasukan malware yaitu:

• Sabotase
• Mengambil data penting
• Mengambil keuntungan berupa uang
• Membuat pernyataan yang menjatuhkan

Apa saja jenis Malware

Malware Attack

Menurut Crowdstrike.com berikut beberapa jenis malware yang sering dijumpai:

1. Ransomware
Ransomeware adalah perangkat lunak yang terenkripsi untuk memutus akses data atau jaringan komputer target hingga tebusan untuk akses atau data tersebut dibayarkan.

2. Fileless Malware
Fileless Malware merupakan tipe malicious menggunakan alat bawaan asli secara sah dibangun kedalam sistem untuk melancarkan serangan cyber.

3. Spyware
Spyware tipe malware yang tidak diinginkan, karena menyerang computer atau device dan mengumpulkan informasi mengenai user.

4. Trojan
Trojan menyusup dengan membaur dengan perangkat lunak asli

5. Worm
Worm mereplikasi dirinya dan menyebarkan kekomputer lain. Worm dapat memodifikasi dan menghapus file.

6. Rootkits
Rootkits di desain untuk memberikan peretas akses control nterhadap aplikasi dan jaringan control.

7. Mobile Malware
Mobile malware dirancang untuk mobile devices.

8. Exploits
Menyisipkan dan memberikan akses kepada peretas bertujuan untuk menginstal banyak malware dan mencuri data.

9. Scareware
Scareware ini akan membuat user mempercayai komputer terkena virus dengan mengirimkan pop up. Sehingga user akan menginstall antivirus yang dikirimkan pop up dan sudah disisipi malware.

10. Keylogger
Keylogger mencatat semua ketikan dan dikirimkan kepada peretas.

11. Botnet
Jaringan komputer terinfeksi malware melalui bot yang dioperasikan oleh peretas.

12. Malspam
Malspam dikirimkan melalui email dan dilampirkan.

Cara mendeteksi malware

1. Sistem lumpuh
2. Device melambat
3. Daya batrai cepat habis
4. Banyak muncul iklan dan pop-up
5. File terhapus
6. Penyimpanan penuh tanpa ada penyimpanan
7. Memutus kerja antivirus
8. Tidak bisa mengakses device
9. Mendapat email spam

Pendeteksi Malware

Cara menghapus malware

Menghapus malware dengan menginstall next generation antivirus (NGAV) software. NGAV akan memperbaiki device dan mengidentifikasi  dari aktivitas berbahaya.

Pencegahan Malware

Tips untuk mencegah serangan malware:

1. Jangan klik pop-up
2. Jangan download software dari sumber tidak dikenal
3. Jangan membuka email dari device atau seseorang yang tidak dikenal
4. Membuat password menggunakan variasi karakter
5. Jangan meminjamkan dan berbagi device pada orang lain
6. Backup data penting
7. Menghapus aplikasi yang sudah tidak digunakan

Febrianto AF, Avon B, Ahmad, A. 2019. Analisis malware pada sistem operasi android menggunakan Metode network traffic analysis. E-Proceeding of Engineering. 6(2): 7837-7844.

https://www.crowdstrike.com/

Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *