Smart Grow: Solusi Masa Depan Pertanian Indonesia dari Mahasiswa Tel-U Jakarta

Tim IMUP - SmartGrow (Craft 2025)

Prestasi membanggakan kembali diukir oleh mahasiswa Telkom University Jakarta. Melalui tim “SOBAT IMUP”, dua mahasiswa program studi Sistem Informasi, Syaddad Raihan Putra dan Thania Putri Febriyanty, sukses meraih juara pertama pada kompetisi Business Model Canvas (BMC) CRAFT 2025. Kompetisi bergengsi ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis Agribisnis ke-69 dan IMASEP ke-45. Di bawah bimbingan dosen Yumna Zahran Ramadhan, S.Kom., M.Kom, tim ini mengusung inovasi bertajuk “Smart Grow”.

 

Apa Itu Smart Grow?

Smart Grow adalah sebuah platform berbasis teknologi Smart Farming yang membawa misi “Tumbuh Lebih Cerdas, Panen Lebih Berkualitas”. Aplikasi ini dirancang untuk menjawab tantangan sektor pertanian konvensional dengan mengintegrasikan teknologi terkini.

Secara fungsional, Smart Grow menawarkan pemantauan kondisi lahan secara langsung (real-time). Menggunakan sensor IoT (Internet of Things), petani dapat memantau kondisi tanah, cuaca, hingga kebutuhan nutrisi tanaman hanya melalui layar smartphone. Tidak hanya itu, aplikasi ini dilengkapi dengan integrasi AI (Kecerdasan Buatan) yang mampu mendeteksi dini penyakit tanaman melalui kamera.

Memberdayakan Petani Menuju Era Digital

Tim SOBAT IMUP melihat bahwa kunci kemajuan pangan ada pada pemberdayaan petani. Melalui konsep precision agriculture, Smart Grow membantu petani menjadi Smart Farmer yang lebih adaptif terhadap teknologi serta ramah lingkungan.

Dalam menjalankan bisnisnya, Smart Grow membangun ekosistem yang kuat melalui Key Partnerships dengan distributor alat pertanian, pabrikan chip, serta lembaga riset dan universitas. Menariknya, platform ini juga berencana mengintegrasikan data dengan marketplace hasil panen seperti TaniHub atau Sayurbox untuk membantu distribusi produk petani.

Smart Grow Logo

Smart Grow juga memiliki strategi pelayanan yang sangat modern. Mereka menyediakan layanan pelanggan 24/7 melalui AI bot agritech dan WhatsApp Business. Selain itu, terdapat sistem Loyalty Reward di mana petani bisa mengumpulkan poin untuk ditukar dengan voucer pupuk atau bibit unggul.

Dari sisi finansial, proyek ini menunjukkan potensi yang sangat positif. Pendapatan utama berasal dari sistem langganan (subscription) dan jasa perawatan perangkat IoT. Dengan proyeksi pertumbuhan hingga tahun 5 tahun kedepan, Smart Grow diharapkan menjadi pemain kunci dalam digitalisasi pertanian di Indonesia.

“Teknologi bukanlah pengganti tangan dingin petani, melainkan alat yang memastikan setiap tetes keringat mereka menghasilkan panen yang lebih melimpah dan bermakna.”

Kemenangan Syaddad dan Thania di ajang CRAFT 2025 membuktikan bahwa mahasiswa Telkom University Jakarta mampu menghadirkan solusi konkret bagi permasalahan nasional. Di kampus yang terletak di pusat ibu kota ini, mahasiswa didorong untuk berinovasi tanpa batas dengan dukungan fasilitas modern dan bimbingan dosen yang ahli di bidangnya. Jika kamu ingin menjadi bagian dari generasi inovator seperti tim SOBAT IMUP, Telkom University Jakarta adalah tempat yang tepat untuk menempa bakat dan mewujudkan ide besarmu menjadi kenyataan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link