management

PROJECT MANAGEMENT : Mengoptimalkan Potensi, Menciptakan Keberhasilan Proyek

Management proyek memiliki berbagai macam bentuknya, proyek-proyek besar meliputi teknik berat, proyek air, energi transportasi, hingga proyek telekomunikasi. Proyek tersebut melibatkan tim besar dan berbagai macam sumber daya internal serta eksternal yang diperlukan. Proyek yang sedang dikerjakan mencakup proyek rekayasa atau konstruksi seperti untuk membangun fasilitas baru, pemeliharaan fasilitas yang sudah ada, penerapan teknologi atau sistem komputer baru, penelitian, pengembangan serta proyek untuk pelunvuran produk baru. Untuk dapat menjalankan proyek sesuai dengan target penting bagi pelaku bisnis untuk mendefinisikan tujuan proyek dan metode untuk mencapai tujuan tersebut, yang akan mempengaruhi pilihan strategi untuk mengelola proyek.

Kestabilan Sumber Daya untuk Proyek

project management

Untuk menjalankan suatu proyek kecil, sedang hingga proyek besar sangat memerlukan kestabilan sumber daya untuk dapat menjalankan proyek dengan suksess. Sumber daya yang diharapkan dapat stabil dalam kontek project management diantaranya, tenaga kerja atau tim proyek yang memiliki keterampilan serta pengetahuan yang relevan untuk melaksanakan tugas-tugas proyek dan memiliki integritas yang tinggi dalam menjalan proyek, anggaran terkait seluruh pemasukan dan pengeluaran yang diatur dengan rapih dan sesuai kebutuhan, bahan dan perangkat fisik yang diperlukan untuk menjalan proyek termasuk bahan baku, peralatan, perangkat lunak, infrastuktur, teknologi dan perangkat keras lainnya, sumber daya selanjutnya yaitu waktu yang harus dikelola dengan baik dalam hal merencanakan dan mengelola jadwal dengan efisien untum membantu memastikan bahwa tugas-tugas proyek diselesaikan tepat waktu dan dalam batas waktu yang ditetapkan, dan sumber daya terkait infrastuktur yang memadai termasuk kantor, ruang rapat, perangkat komunukasi, dan system teknologi informasi. Dari bermacam-macam sumber daya yang telah dijelaskan perlu ditangani oleh strategi dan tim yang berkompeten, berikut akan dijelaskan lebih lanjut mengenai project management dan kemampuan dasar yang diperlukan dalam tim proyek:

Pengertian Project Management

Memastikan kestabilan dan ketersediaan sumber daya  memungkinkan proyek berjalan dengan lancar dan efisien. Manajer proyek harus melakukan perencanaan yang cermat dan alokasi yang tepat terhadap sumber daya  untuk memastikan kelancaran proyek dan pencapaian tujuan yang ditetapkan. Project management adalah tentang mentranformasi visi menjadi kenyataan atau dengan kata lain merupakan proses terstruktur yang dilakukan oleh tim untuk mewujudkan visi tersebut, melibatkan perencanaan, pengorganisasian, pengendalian dan pengawasan semua aspek suatu proyek. Proyek manajemen melibatkan identifikasi tujuan proyek, alokasi sumber daya, perencanaan pekerjaan, penjadwalan, pengendalian kualitas, penanganan risiko, dan komunikasi yang efektif antara tim proyek. Tujuan utama dari project management adalah untuk mencapai hasil proyek yang sukses dengan memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan, dengan mempertahankan kestabilan atas biaya, waktu, dan sumber daya yang diperlukan. Dengan menggunakan praktik dan metodologi yang tepat, manajer proyek dapat mengoptimalkan efisiensi, meningkatkan produktivitas, dan memastikan keberhasilan proyek secara keseluruhan. Dan untuk mencapai tujuan tersebut tim dalam proyek diharapkan memiliki kemampuan dasar yang dapat menunjang tujuan dari poyek management, diantaranya adalah :

  1. Time Management – Keterampilan manajemen waktu yang baik diperlukan untuk dapat menentukan prioritas tugas-tugas yang harus diselesaikan lebih dulu secara efektif dan akan memungkinkan seseorang dapat mengatur banyak tenggat waktu dengan mempertimbangkan sumber daya yang tersedia
  2. Team Development – Keterampilan ini meliputi  dapat memahami peran setiap anggota tim dan mengetahui cara memanfaatkan kelebihan dari setiap individu untuk mendorong kesuksesan tim dan tentunya mengetahui cara mengalokasikan sumber daya sehingga tugas-tugas proyek dapat terdistribusi secara adil dan sesuai dengan kemampuan tiap anggota
  3. Problem-solving– Keterampilan tentang mengahdapi masalah atau hambatan yang muncul dengan tetap tenang dan membantu tim mencari solusi, dapat membantu dan memberi energi antar tim dalam mengembangan pendekatan terhadap masalah atau hambatan terhadap proyek.
  4. Communication– Keterempilan komunikasi menjadi sangat penting bagaimana manajer proyek harus bisa untuk berkomunikasi antar anggota tim dan berbicara secara terbuka tentang segala hal yang berkaitan dengan jalannya proyek, dapat diajak berdiskusi dan menerika kriti serta saran yang diterima. Keterampilan ini sangat penting Ketika bertanggung jawab menyampaikan informasi kepada stakeholders internal atau eksternal.
  5. Attention to detail – Keterampilan ini berkaitan tentang memastikan bahwa proyek dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai anggaran, perlu berorientasi secara detail terhadap jadwal, anggaran serta perencaaan karena ketidaktelitian akan menyebabkan proyek keluar dari jalur yang telah ditetapkan
  6. Critical Thinking –Keterampilan berpikir kritis dapat membantu untuk belajar mengantisipasi kebutuhan tim dan menemukan cara untuk membuat proses lebih efisien sehingga setiap orang dapat fokus pada tugas yang ada. Keterampilan ini berkaitan dengan pengambilan keputusan yang rasional.

Masih terdapat beberapa kemampuan dasar yang perlu dikuasi oleh manajer proyek selain dari enam skills yang telah dijelaskan. Dengan mengusai skills tersebut, manajer proyek diharapkan dapat memimpin suatu proyek dengan mengoptimalkan potensi sumber daya yang ada dan menyelesaikan proyek sesuai target yang telah ditetapkan

Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *