{"id":39569,"date":"2026-07-13T13:30:27","date_gmt":"2026-07-13T06:30:27","guid":{"rendered":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/?p=39569"},"modified":"2026-07-14T11:06:17","modified_gmt":"2026-07-14T04:06:17","slug":"mengenal-lebih-dekat-tiga-pilar-ssi-dalam-identitas-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/mengenal-lebih-dekat-tiga-pilar-ssi-dalam-identitas-digital\/","title":{"rendered":"Mengenal Lebih Dekat Tiga Pilar SSI dalam Identitas Digital"},"content":{"rendered":"<div class=\"wpb-content-wrapper\"><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-6\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div  class=\"wpb_single_image wpb_content_element vc_align_center wpb_content_element\">\n\t\t\n\t\t<figure class=\"wpb_wrapper vc_figure\">\n\t\t\t<div class=\"vc_single_image-wrapper   vc_box_border_grey\"><img decoding=\"async\" width=\"2560\" height=\"2184\" src=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-1-8-1-scaled.webp\" class=\"vc_single_image-img attachment-full\" alt=\"simbol tiga pilar SSI melambangkan keamanan, verifikasi, perlindungan data sistem digital\" title=\"simbol tiga pilar SSI melambangkan keamanan, verifikasi, perlindungan data sistem digital\" srcset=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-1-8-1-scaled.webp 2560w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-1-8-1-300x256.webp 300w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-1-8-1-1024x874.webp 1024w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-1-8-1-768x655.webp 768w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-1-8-1-1536x1311.webp 1536w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-1-8-1-2048x1747.webp 2048w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-1-8-1-14x12.webp 14w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/div>\n\t\t<\/figure>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-6\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di era perubahan digital yang sudah besar seperti sekarang, data pribadi jadi salah satu aset yang berharga sekali sekaligus paling rawan untuk dicuri. Tiap kali kita daftar ke layanan baru, belanja online, atau akses layanan publik, kita mau tidak mau harus serahkan informasi penting ini ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">third party<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Model manajemen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">centralized identity<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini sudah berulang kali timbulkan risiko bocornya data, penyalahgunaan informasi, dan hilangnya kendali user perihal privasi mereka sendiri. Jadi solusi dari masalah ini ialah konsep Self-Sovereign Identity (SSI). SSI adalah prosedur baru yang bisa kembalikan kontrol penuh identitas digital ke pemiliknya, tanpa harus bergantung lagi ke otoritas pusat. Tapi, bagaimana sistem ini bisa jalan dengan aman, tepercaya, dan tepat guna? Jawabannya ada di pada dasar utamanya yaitu tiga pilar SSI.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel ini bakalan bahas secara menyeluruh soal apa itu SSI, bagaimana ekosistemnya beroperasi, dan manfaat tiga pilar SSI dalam identitas digital yang jadi kunci utama keamanan siber masa depan.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h2><b>Apa Itu Self-Sovereign Identity (SSI)?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum masuk ke bahasan utamanya, penting untuk pahami dulu esensi dari SSI. Sederhananya begini, SSI ialah pola identitas digital yang memberikan wewenang ke seorang atau organisasi memegang otoritas absolut ke data pribadi mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lain hal dengan bentuk yang lama, yang haruskan kamu untuk taruh data kamu di pusat data perusahaan besar seperti Google, Meta, atau institusi pemerintah. Pada sistem SSI, kamu bisa simpan data kamu sendiri di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">digital wallet<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> perseorangan. Kamu punya hak untuk tentukan informasi apa saja yang mau disebarkan, siapa saja yang bisa terima informasi itu, dan kapan akses itu harus dicabut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam merealisasikan sistem yang mandiri dan aman ini, SSI terapkan konseptual <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trust triangle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Interaksi ketergantungan positif antar peran di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">triangle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini dioperasikan sama tiga pilar SSI.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h2><b>Membedah Tiga Pilar SSI<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ekosistem identitas berdaulat tidak akan bisa berjalan tanpa adanya tiga komponen utama yang saling berinteraksi. Tiga pilar SSI tersebut adalah penerbit (issuer), pemegang (holder), dan verifikator (verifier). Berikut adalah penjelasan detail mengenai masing-masing pilar:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Penerbit (Issuer)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pilar pertama sistem teknologi SSI ialah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">issuer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau penerbit. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Issuer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yaitu pihak sah yang punya otoritas untuk verifikasi informasi dan proses permintaan identitas ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Contoh dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">issuer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di dunia nyata merujuk ke pemerintah, universitas, atau perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sembari prosesnya terjadi, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">issuer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan setujui informasi identitas menggunakan komputerisasi dengan kunci kriptografi mereka, lau menyerahkannya ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan bentuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">verifiable credentials<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Peran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">issuer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di sini esensial sekali, karena keabsahan data pada sistem terikat penuh ke reliabilitas entitas penerbitnya.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Pemegang (Holder)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pilar kedua sekaligus pusat dari seluruh ekosistem SSI adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">holder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau pemegang. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Holder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> biasanya adalah individu atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akhir yang memiliki dan mengendalikan identitas digital mereka sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kredensial yang telah diterbitkan oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">issuer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan disimpan oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">holder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">digital wallet<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang ada di smartphone mereka. Sebagai pemilik data, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">holder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki kuasa penuh. Ketika ada pihak lain yang meminta pembuktian identitas, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">holder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat memilih untuk membagikan data yang diperlukan saja tanpa harus memperlihatkan seluruh isi dokumen.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Verifikator (Verifier)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pilar ketiga adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">verifier<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau verifikator. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Verifier<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ialah pihak organisasi atau layanan yang menuntut justifikasi identitas dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebelum menyerahkan akses ke suatu layanan. Contoh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">verifier<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> antara lain adalah bank, petugas bandara, atau pelantar digital yang memerlukan verifikasi usia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">holder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kasih kredensial mereka, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">verifier<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak usah mengontak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">issuer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> serta-merta untuk cek asli atau tidaknya dokumen itu. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Verifier<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> cukup mendayagunakan teknologi blockchain atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Distributed Ledger Technology<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (DLT) untuk verifikasi tanda tangan digital punya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">issuer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang terpatri di kredensial. Kegiatan ini terjadi secara kontan, aman, dan privasi tetap aman.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div  class=\"wpb_single_image wpb_content_element vc_align_center wpb_content_element\">\n\t\t\n\t\t<figure class=\"wpb_wrapper vc_figure\">\n\t\t\t<div class=\"vc_single_image-wrapper   vc_box_border_grey\"><img decoding=\"async\" width=\"150\" height=\"150\" src=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-2-9-1-150x150.webp\" class=\"vc_single_image-img attachment-thumbnail\" alt=\"Ilustrasi tiga pilar SSI melambangkan autentikasi, keamanan akun, dan pengelolaan kredensial\" title=\"Ilustrasi tiga pilar SSI melambangkan autentikasi, keamanan akun, dan pengelolaan kredensial\" srcset=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-2-9-1-150x150.webp 150w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-2-9-1-92x92.webp 92w\" sizes=\"(max-width: 150px) 100vw, 150px\" \/><\/div>\n\t\t<\/figure>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h2><b>Cara Kerja Ekosistem Berbasis Tiga Pilar SSI<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memahami bagaimana hubungan timbal balik antara tiga pilar SSI ini bekerja, mari kita gunakan analogi sederhana dalam kehidupan sehari-hari, misalnya proses pendaftaran membuka rekening bank digital:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tahap Penerbitan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Kamu sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">holder <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">meminta bukti identitas digital kepada pemerintah sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">issuer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pemerintah memvalidasi data kamu dan mengirimkan KTP Digital Terverifikasi ke dompet digital di smartphone kamu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tahap Penyimpanan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> KTP Digital tersebut tersimpan dengan aman di perangkat kamu secara lokal, dilindungi oleh enkripsi dan biometrik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tahap Presentasi &amp; Verifikasi:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Saat kamu ingin membuka rekening bank, aplikasi bank tersebut sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">verifier<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> meminta bukti identitas kamu. Kamu tidak usah kirim foto fisik KTP kamu lagi. Lewat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">digital wallet<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kamu cuma perlu kirim &#8220;bukti terenkripsi&#8221; kalau kamu adalah warga negara yang sah dan usianya sudah lebih dari 17 tahun. Bank segera akan verifikasi validitas via blockchain tanpa perlu lihat data rahasia lain.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h2><b>Teknologi Pendukung di Balik Tiga Pilar SSI<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keberhasilan tiga pilar SSI dalam menjaga keamanan data tidak lepas dari integrasi beberapa teknologi mutakhir, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Decentralized Identifiers (DIDs):<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Alamat identitas unik global yang tidak memerlukan registrasi ke otoritas pusat. DIDs berfungsi sebagai tautan komunikasi yang aman antara penerbit, pemegang, dan verifikator.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Verifiable Credentials (VCs):<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Format data standar terbuka (dikembangkan oleh W3C) yang memungkinkan informasi identitas ditandatangani secara kriptografis sehingga anti-palsu dan mudah diverifikasi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Blockchain \/ DLT:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Berperan sebagai &#8220;jangkar kepercayaan&#8221; (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trust anchor<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Blockchain digunakan untuk menyimpan dokumen DID, kunci publik dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">issuer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan daftar kredensial yang telah dicabut (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">revocation list<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), tanpa menyimpan data pribadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sama sekali.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h2><b>Manfaat Mengadopsi Konsep Tiga Pilar SSI<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Implementasi manajemen identitas berbasis tiga pilar SSI membawa dampak positif yang masif bagi seluruh ekosistem digital:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Perlindungan Privasi Tingkat Tinggi<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">User tidak perlu lagi membagikan data secara berlebihan. Jika sebuah layanan butuh konfirmasi bahwa kamu berusia di atas 21 tahun, kamu hanya perlu mengirimkan bukti &#8220;Ya\/Tidak&#8221; tanpa harus mengekspos tanggal lahir, alamat, atau nomor induk kependudukan kamu.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Efisiensi Proses Verifikasi<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi organisasi atau perusahaan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">verifier<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), proses verifikasi data konsumen menjadi jauh lebih cepat dan otomatis. Hal ini memangkas biaya operasional KYC (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Know Your Customer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) secara signifikan dan meminimalkan human error.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Mengurangi Risiko Kebocoran Data (Data Breach)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena data tidak lagi dikumpulkan di satu database pusat yang besar, daya tarik peretas untuk menyerang sistem menjadi berkurang. Skema desentralisasi ini membuat keamanan data tersebar di masing-masing perangkat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-6\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beralih ke sistem identitas digital yang lebih aman bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di era siber modern. Dengan memahami dan menerapkan hubungan harmonis antara tiga pilar SSI penerbit, pemegang, dan verifikator kita dapat membangun sebuah ruang digital yang tidak hanya canggih, namun juga menjunjung tinggi kedaulatan privasi setiap individu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tiga pilar SSI ini merevolusi cara kita berinteraksi di internet, memastikan bahwa identitas digital kita benar-benar milik kita, berada di bawah kendali kita, dan aman dari penyalahgunaan.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-6\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div  class=\"wpb_single_image wpb_content_element vc_align_center wpb_content_element\">\n\t\t\n\t\t<figure class=\"wpb_wrapper vc_figure\">\n\t\t\t<div class=\"vc_single_image-wrapper   vc_box_border_grey\"><img decoding=\"async\" width=\"2560\" height=\"2184\" src=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-3-1-1-scaled.webp\" class=\"vc_single_image-img attachment-full\" alt=\"Ilustrasi tiga pilar SSI dengan ikon keamanan digital yang menampilkan monitor komputer dengan simbol perisai dan gembok di layar\" title=\"Ilustrasi tiga pilar SSI dengan ikon keamanan digital yang menampilkan monitor komputer dengan simbol perisai dan gembok di layar\" srcset=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-3-1-1-scaled.webp 2560w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-3-1-1-300x256.webp 300w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-3-1-1-1024x874.webp 1024w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-3-1-1-768x655.webp 768w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-3-1-1-1536x1311.webp 1536w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-3-1-1-2048x1747.webp 2048w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Gambar-3-1-1-14x12.webp 14w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/div>\n\t\t<\/figure>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Di era perubahan digital yang sudah besar seperti sekarang, data pribadi jadi salah satu aset yang berharga sekali sekaligus paling rawan untuk dicuri. Tiap kali kita daftar ke layanan baru, belanja online, atau akses layanan publik, kita mau tidak mau harus serahkan informasi penting ini ke third party. Model manajemen centralized identity ini sudah berulang [...]","protected":false},"author":37,"featured_media":39570,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"wds_primary_category":0,"footnotes":""},"categories":[300],"tags":[2139,557,2140,2033,2138],"class_list":["post-39569","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan","tag-identitas-digital","tag-keamanan-siber","tag-privasi-data","tag-self-sovereign-identity","tag-teknologissi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39569","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39569"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39569\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39575,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39569\/revisions\/39575"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39570"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39569"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39569"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39569"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}