{"id":39463,"date":"2026-06-12T13:30:01","date_gmt":"2026-06-12T06:30:01","guid":{"rendered":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/?p=39463"},"modified":"2026-06-17T14:45:13","modified_gmt":"2026-06-17T07:45:13","slug":"langkah-strategi-omnichannel-praktis-di-era-pasar-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/langkah-strategi-omnichannel-praktis-di-era-pasar-digital\/","title":{"rendered":"Langkah Strategi Omnichannel Praktis di Era Pasar Digital"},"content":{"rendered":"<div class=\"wpb-content-wrapper\"><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-6\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perilaku konsumen di era modern usai alami peralihan yang progresif sekali. Sekarang, sebelum benar-benar beli, seorang konsumen bakal lihat-lihat dulu barang yang mereka mau di platform digital. Prosesnya acak dan lompat-lompat. Awalnya mungkin dari lihat iklan produk yang lewat di Instagram, terus baca <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">review-<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">nya di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketplace<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, bandingkan harga di situs web resmi, lalu bisa jadi akhirnya pilih buat beli langsung di toko fisik terdekat biar bisa langsung coba. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Fenomena pasar yang saling silang ini munculkan sebuah konsep yang sekarang jadi patokan baru di dunia ritel yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">omnichannel retailing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-6\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div  class=\"wpb_single_image wpb_content_element vc_align_center wpb_content_element\">\n\t\t\n\t\t<figure class=\"wpb_wrapper vc_figure\">\n\t\t\t<div class=\"vc_single_image-wrapper   vc_box_border_grey\"><img decoding=\"async\" width=\"2560\" height=\"2184\" src=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-1-5-2-scaled.webp\" class=\"vc_single_image-img attachment-full\" alt=\"Ikon grafik jaringan komunikasi omnichannel yang menghubungkan satu pengguna ke saluran email, telepon, chat, dan jaringan internet.\" title=\"Ikon grafik jaringan komunikasi omnichannel yang menghubungkan satu pengguna ke saluran email, telepon, chat, dan jaringan internet.\" srcset=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-1-5-2-scaled.webp 2560w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-1-5-2-300x256.webp 300w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-1-5-2-1024x874.webp 1024w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-1-5-2-768x655.webp 768w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-1-5-2-1536x1311.webp 1536w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-1-5-2-2048x1747.webp 2048w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-1-5-2-14x12.webp 14w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/div>\n\t\t<\/figure>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beda sama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">multichannel<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang cuma sediakan banyak media penjualan tapi jalan sendiri-sendiri secara terpisah, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">omnichannel<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> satukan semua media itu ke dalam satu ekosistem yang utuh dan selaras. Terapkan strategi omnichannel ialah pokok utama bagi pemilik bisnis untuk hapus batas antar platform, kasih jaminan tak terbatas buat para konsumen, dan hal ini juga bisa naikkan angka penjualan secara drastis.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h2><b>Memahami Urgensi Omnichannel di Lanskap Ritel Modern<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari kita bedah definisinya. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Omni <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">artinya semua atau menyeluruh. Kalau di konteks bisnis ritel, strategi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">omnichannel<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ialah pendekatan pemasaran, penjualan, dan pelayanan yang satukan pengalaman belanja pelanggan di macam-macam media yang berbeda, baik itu media <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (situs web, aplikasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mobile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, media sosial, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketplace<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) atau media <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">offline<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (toko fisik, pameran, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pop-up store<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa bisa strategi ini jadi vital sekali di era pasar modern? Jawabannya adalah kenyamanan sama personalisasi. Konsumen modern tidak lagi peduli soal batas-batas media, mereka cuma ingin interaksi yang cepat, konsisten, dan mudah saat beli barang. Data industri tunjukkan bahwa bisnis yang sudah berhasil terapkan strategi ini punya tingkat retensi konsumen yang jauh lebih tinggi dibanding sama bisnis yang cuma fokus ke satu atau dua media terpisah. Dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">omnichannel<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kamu tidak cuma jual produk, tapi juga jual <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">experience<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> belanja yang nyaman dan puas.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h2><b>Panduan Taktis Penerapan Strategi Omnichannel Praktis<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ubah infrastruktur bisnis jadi berbasis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">omnichannel<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mungkin terdengar ruwet dan makan banyak biaya. Tapi, kamu bisa mulai secara bertahap lewat langkah-langkah praktis berikut ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Langkah 1: Pahami Perjalanan dan Perilaku Pelanggan (Customer Journey)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah pertama dan paling dasar ialah lakukan riset intensif soal audiens target kamu. Kamu harus tahu saluran apa saja yang paling sering mereka pakai buat cari informasi, interaksi, sama belanja. Apa mereka lebih aktif di TikTok dibanding platform web? Apa mereka sering datang ke toko fisik kamu cuma buat lihat contoh barang sebelum beli secara online di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketplace<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saat ada promo? Dengan memetakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">customer journey<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> secara pas, kamu bisa tempatkan pesan pemasaran dan optimalkan fungsi setiap media dengan tepat sasaran.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Langkah 2: Selaraskan Identitas Merek dan Pesan di Semua Saluran<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsistensi masuk ke pilar utama dari pengalaman <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">omnichannel<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Identitas visual bisnis kamu mulai dari logo, kombinasi warna, gaya bahasa (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tone of voice<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), sampai penentuan harga dan promosi harus sama persis di masing-masing <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">touchpoint<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Kalau bisnis kamu citrakan diri sebagai produk premium yang ramah dan elegan di Instagram, maka suasana pelayanan di toko fisik sama bagaimana cara admin jawab pesan di WhatsApp atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">live chat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> web juga wajib representasikan nilai-nilai premium sama keramahan yang sama. Kalau identitasnya tidak selaras bakal bikin konsumen jadi ragu ke profesionalitas bisnis kamu.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Langkah 3: Terapkan Konsep O2O (Online-to-Offline) yang Fleksibel<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu bentuk implementasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">omnichannel<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang paling diminati sama konsumen sekarang ialah fleksibilitas saat proses transaksi dan pengiriman. Kamu bisa terapkan fitur-fitur praktis seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">BOPIS (Buy Online, Pick Up In-Store)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, ketika konsumen pesan produk lewat web dari rumah, tapi bisa ambil barang sendiri di toko fisik terdekat buat hemat biaya ongkos kirim. Selain itu, ada juga konsep <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">BORIS (Buy Online, Return In-Store)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yang memungkinkan pelanggan tukar barang yang tidak sesuai langsung di toko fisik tanpa perlu repot bungkus ulang dan kirim balik lewat ekspedisi.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div  class=\"wpb_single_image wpb_content_element vc_align_center wpb_content_element\">\n\t\t\n\t\t<figure class=\"wpb_wrapper vc_figure\">\n\t\t\t<div class=\"vc_single_image-wrapper   vc_box_border_grey\"><img decoding=\"async\" width=\"2560\" height=\"2184\" src=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-2-6-2-scaled.webp\" class=\"vc_single_image-img attachment-full\" alt=\"Grafik jaringan omnichannel modern yang menghubungkan toko fisik, platform belanja daring pada komputer, serta profil konsumen.\" title=\"Grafik jaringan omnichannel modern yang menghubungkan toko fisik, platform belanja daring pada komputer, serta profil konsumen.\" srcset=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-2-6-2-scaled.webp 2560w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-2-6-2-300x256.webp 300w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-2-6-2-1024x874.webp 1024w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-2-6-2-768x655.webp 768w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-2-6-2-1536x1311.webp 1536w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-2-6-2-2048x1747.webp 2048w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-2-6-2-14x12.webp 14w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/div>\n\t\t<\/figure>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h2><b>Integrasi Data dan Teknologi Sebagai Fondasi Utama<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di balik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">experience<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pelanggan yang tanpa catat di sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">omnichannel<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, adanya peran teknologi backend yang kokoh. Tanpa adanya persatuan data yang kuat, langkah strategi yang kamu susun di awal tidak akan jalan dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tonggak teknologi paling penting di sistem ini ialah manajemen inventaris yang terpusat (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Centralized Inventory Management<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Salah satu hal yang picu kecewanya pelanggan di sistem multi-saluran ini adalah tidak sesuainya data stok barang. Bayangin ada seorang pelanggan yang lihat di situs web, tertera di situ produk masih tersedia di toko fisik terdekat, tapi waktu mereka datang langsung kesana, staf toko malah bilang kalau barang itu sudah habis terjual.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat hindari kesalahan ini, kamu wajib pakai sistem yang saling terhubung. Lewat sistem ini, tiap kali ada barang yang terjual di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketplace<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, situs web, atau toko fisik, jumlah stok di semua media lain bakal kurang dengan otomatis secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">real-time<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Selain inventaris, integrasikan juga data pelanggan ke dalam sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Customer Relationship Management<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (CRM) yang terpadu. Data perilaku belanja dari macam-macam platform ini bisa kamu manfaatkan buat kasih rekomendasi produk atau tawaran promosi yang personal dan relevan buat tiap individu.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h2><b>Mengatasi Tantangan dalam Transisi Sistem Omnichannel<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau tawarkan keuntungan yang luar biasa buat pertumbuhan bisnis, pindah ke sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">omnichannel<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bukan berarti tidak ada hambatan. Pemilik bisnis biasanya bakal menghadapi tantangan berupa resistensi dari internal tim yang sudah terbiasa kerja secara terpisah-pisah, sama tantangan teknis dalam integrasikan macam-macam software warisan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">legacy software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) biar bisa saling komunikasi dengan lancar lewat API.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kunci buat atasi tantangan ini ialah komitmen kepemimpinan buat satukan visi semua divisi. Tim pemasaran digital, tim operasional toko fisik, logistik, dan layanan pelanggan tidak boleh lagi saling bersaing buat rebut target penjualan, tapi mesti kerja sama jadi satu kesatuan demi puaskan konsumen. Berinvestasilah ke pelatihan SDM dan platform teknologi modern yang fleksibel buat dikembangkan demi masa depan bisnis kamu.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-6\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div  class=\"wpb_single_image wpb_content_element vc_align_center wpb_content_element\">\n\t\t\n\t\t<figure class=\"wpb_wrapper vc_figure\">\n\t\t\t<div class=\"vc_single_image-wrapper   vc_box_border_grey\"><img decoding=\"async\" width=\"2560\" height=\"2184\" src=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-3-Omnichannel-scaled.webp\" class=\"vc_single_image-img attachment-full\" alt=\"Ilustrasi 3D sistem omnichannel terintegrasi dengan ikon user di dalam roda gigi ungu dikelilingi berbagai saluran komunikasi\" title=\"Ilustrasi 3D sistem omnichannel terintegrasi dengan ikon user di dalam roda gigi ungu dikelilingi berbagai saluran komunikasi\" srcset=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-3-Omnichannel-scaled.webp 2560w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-3-Omnichannel-300x256.webp 300w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-3-Omnichannel-1024x874.webp 1024w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-3-Omnichannel-768x655.webp 768w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-3-Omnichannel-1536x1311.webp 1536w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-3-Omnichannel-2048x1747.webp 2048w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Gambar-3-Omnichannel-14x12.webp 14w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/div>\n\t\t<\/figure>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-6\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di era pasar digital yang serba cepat ini, batas antara dunia maya dan dunia nyata kini telah melebur sepenuhnya bagi konsumen. Mengadopsi Langkah Strategi Omnichannel Praktis di Era Pasar Digital bukan lagi sekadar opsi taktis, melainkan sebuah keharusan mutlak jika bisnis ritel kamu ingin tetap relevan, kompetitif, dan dicintai oleh pelanggan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menyatukan seluruh saluran penjualan ke dalam satu simfoni yang harmonis, kamu tidak hanya mempermudah konsumen dalam bertransaksi, tetapi juga menciptakan efisiensi operasional yang luar biasa di sisi internal bisnis. Mulailah dari langkah kecil, fokus pada kenyamanan pelanggan, dan biarkan integrasi teknologi modern ini memandu bisnis kamu menuju puncak kesuksesan yang berkelanjutan.<\/span><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Perilaku konsumen di era modern usai alami peralihan yang progresif sekali. Sekarang, sebelum benar-benar beli, seorang konsumen bakal lihat-lihat dulu barang yang mereka mau di platform digital. Prosesnya acak dan lompat-lompat. Awalnya mungkin dari lihat iklan produk yang lewat di Instagram, terus baca review-nya di marketplace, bandingkan harga di situs web resmi, lalu bisa jadi [...]","protected":false},"author":37,"featured_media":39464,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"wds_primary_category":0,"footnotes":""},"categories":[300],"tags":[2098,2103,2101,2102,2104],"class_list":["post-39463","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan","tag-bisnis-digital","tag-customer-experience","tag-omnichannel","tag-omnichannel-retailing","tag-strategi-bisnis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39463","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39463"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39463\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39470,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39463\/revisions\/39470"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39464"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39463"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39463"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39463"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}