{"id":35227,"date":"2025-06-14T13:30:12","date_gmt":"2025-06-14T06:30:12","guid":{"rendered":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/?p=35227"},"modified":"2025-06-30T15:32:41","modified_gmt":"2025-06-30T08:32:41","slug":"digital-detox-otak-butuh-rehat-dari-scroll-tanpa-henti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/digital-detox-otak-butuh-rehat-dari-scroll-tanpa-henti\/","title":{"rendered":"Digital Detox: Otak Butuh Rehat dari Scroll Tanpa Henti"},"content":{"rendered":"<div class=\"wpb-content-wrapper\"><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p>Siapa yang setiap bangun tidur langsung buka Instagram, TikTok, atau Twitter? Atau tanpa sadar sudah scroll selama 3 jam sebelum tidur? Tenang, kamu gak sendiri. Generasi muda sekarang hidup di era di mana <strong>scrolling tanpa henti jadi rutinitas default<\/strong>. Tapi, pernah gak sih kamu merasa lelah, cemas, atau sulit fokus padahal hanya rebahan sambil main HP seharian? Itu tandanya otakmu butuh yang namanya digital detox.<\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<div class=\"vc_row wpb_row vc_inner vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-8\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p>Digital detox adalah istilah untuk <strong>mengurangi atau berhenti sementara dari penggunaan gadget dan media sosial<\/strong>. Tujuannya simpel: memberi waktu istirahat pada otak agar gak overload informasi. Karena faktanya, otak manusia tidak dirancang untuk menerima ratusan konten dalam satu jam\u2014mulai dari berita sedih, gosip artis, video kucing lucu, hingga drama kampus. Semua itu bikin mental kita lelah tanpa kita sadari.<\/p>\n<p>Tren digital detox kini makin ramai dibahas di TikTok dan Instagram. Banyak kreator berbagi pengalaman saat memutuskan rehat sehari tanpa media sosial, dan ternyata hasilnya bikin hidup terasa lebih <em>slow but meaningful<\/em>. Mereka merasa lebih fokus, tenang, dan punya waktu untuk hal-hal yang selama ini tertunda. Misalnya menata kamar, membaca buku, olahraga, atau sekadar deep talk dengan teman.<\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-4\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div  class=\"wpb_single_image wpb_content_element vc_align_center wpb_content_element\">\n\t\t\n\t\t<figure class=\"wpb_wrapper vc_figure\">\n\t\t\t<div class=\"vc_single_image-wrapper   vc_box_border_grey\"><img decoding=\"async\" width=\"681\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Webp-Holiday-681x1024.webp\" class=\"vc_single_image-img attachment-large\" alt=\"Holiday for Digital Detox\" title=\"Holiday for Digital Detox\" srcset=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Webp-Holiday-681x1024.webp 681w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Webp-Holiday-199x300.webp 199w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Webp-Holiday.webp 718w\" sizes=\"(max-width: 681px) 100vw, 681px\" \/><\/div>\n\t\t<\/figure>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div>\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p>Selain menenangkan pikiran, digital detox juga punya manfaat besar untuk kesehatan fisik. Mengurangi screen time mengurangi risiko mata lelah, insomnia akibat blue light, hingga postur tubuh yang buruk karena terlalu lama menunduk. Kamu juga bisa lebih produktif, karena energi yang biasanya habis untuk scroll FYP bisa dialihkan untuk mengerjakan tugas atau mengasah skill baru.<\/p>\n<p>Lalu, gimana cara memulainya? Kamu gak perlu langsung hilang dari dunia maya selama seminggu. Mulailah dengan langkah kecil seperti:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Matikan notifikasi media sosial di jam belajar atau kerja.<\/strong><\/li>\n<li><strong>Tentukan waktu bebas gadget<\/strong>, misalnya sebelum tidur 30 menit tanpa HP.<\/li>\n<li><strong>Hapus aplikasi yang bikin kamu <em>overthinking<\/em><\/strong> atau menambah distraksi, minimal sementara.<\/li>\n<li><strong>Alihkan waktu luangmu untuk kegiatan produktif<\/strong>, seperti menulis jurnal, melukis, atau menata file kuliahmu.<\/li>\n<li><strong>Praktekkan mindful scrolling<\/strong>, batasi waktu di TikTok\/Instagram dan follow akun yang memberi energi positif saja.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Ingat, digital detox bukan berarti anti teknologi. Justru, ini cara kita mengontrol teknologi, bukan dikontrol olehnya. Dunia digital memang keren, tapi dunia nyata jauh lebih penting. Sesekali, cobalah melepas HP-mu, duduk santai sambil ngopi, atau ngobrol langsung dengan temanmu tanpa terdistraksi notifikasi.<\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div  class=\"wpb_single_image wpb_content_element vc_align_center wpb_content_element\">\n\t\t\n\t\t<figure class=\"wpb_wrapper vc_figure\">\n\t\t\t<div class=\"vc_single_image-wrapper   vc_box_border_grey\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Webp-Refreshin-Digital-Detox-1024x683.webp\" class=\"vc_single_image-img attachment-large\" alt=\"Refreshing Digital Detox\" title=\"Refreshing Digital Detox\" srcset=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Webp-Refreshin-Digital-Detox-1024x683.webp 1024w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Webp-Refreshin-Digital-Detox-300x200.webp 300w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Webp-Refreshin-Digital-Detox-768x512.webp 768w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Webp-Refreshin-Digital-Detox-1536x1024.webp 1536w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Webp-Refreshin-Digital-Detox-150x100.webp 150w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Webp-Refreshin-Digital-Detox.webp 1620w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/div>\n\t\t<\/figure>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p>Sebagai kampus yang peduli pada pengembangan diri dan kesehatan mental mahasiswanya, <a href=\"http:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/\"><strong>Telkom University Jakarta<\/strong><\/a> mendukung langkah-langkah positif seperti digital detox. Karena di Tel-U Jakarta, mahasiswa didorong untuk bukan hanya cerdas akademis, tapi juga bijak dalam mengelola diri dan teknologi, agar siap menghadapi tantangan kehidupan digital yang semakin kompleks.<\/p>\n<p>Jadi, yuk mulai hari ini. Rehat sejenak dari layar, dan rasakan bagaimana hidupmu bisa lebih fokus, tenang, dan produktif. <strong>Digital detox bukan berarti kehilangan koneksi, tapi justru mendekatkanmu pada dirimu sendiri<\/strong>.<\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/jakarta-2025-kota-global-dan-berbudaya-di-era-digital\/\">Jakarta 2025: Kota Global dan Berbudaya di Era Digital<\/a><\/strong><br \/>\n<strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/agritera-solusi-cerdas-iot-untuk-petani-padi-lampung\/\">AGRITERA: Solusi Cerdas IoT untuk Petani Padi Lampung<\/a><\/strong><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Siapa yang setiap bangun tidur langsung buka Instagram, TikTok, atau Twitter? Atau tanpa sadar sudah scroll selama 3 jam sebelum tidur? Tenang, kamu gak sendiri. Generasi muda sekarang hidup di era di mana scrolling tanpa henti jadi rutinitas default. Tapi, pernah gak sih kamu merasa lelah, cemas, atau sulit fokus padahal hanya rebahan sambil main [...]","protected":false},"author":30,"featured_media":35233,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"wds_primary_category":0,"footnotes":""},"categories":[29,300],"tags":[],"class_list":["post-35227","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35227","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/30"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35227"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35227\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35236,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35227\/revisions\/35236"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35233"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35227"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35227"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35227"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}