{"id":20621,"date":"2024-04-04T14:01:28","date_gmt":"2024-04-04T07:01:28","guid":{"rendered":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/?p=20621"},"modified":"2024-04-04T15:13:03","modified_gmt":"2024-04-04T08:13:03","slug":"kultum-ramadhan-series4-peran-puasa-dalam-meningkatkan-empati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/kultum-ramadhan-series4-peran-puasa-dalam-meningkatkan-empati\/","title":{"rendered":"Kultum Ramadhan Series#4: Peran Puasa Dalam Meningkatkan Empati"},"content":{"rendered":"<div class=\"wpb-content-wrapper\"><div class=\"vc_row wpb_row vc_row-fluid\"><div class=\"wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12\"><div class=\"vc_column-inner\"><div class=\"wpb_wrapper\">\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h1 style=\"text-align: center;\"><strong>Kultum Ramadhan Series #4<\/strong><\/h1>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<h2 style=\"text-align: center;\"><strong><em>Peran Puasa Dalam Meningkatkan Perhatian Kita Pada Masyarakat Kurang Mampu<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p>Jakarta, 28 Maret 2024. Kultum Ramadhan Series sudah mencapai episode ke-4, kajian kali ini diisi oleh Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (SDM), Logistik, Keuangan dan Laboratorium yakni Ahmad Fauzi Maryadi., S.E., beliau menyampaikan materi yang bertemakan \u201cPeran Puasa Dalam Meningkatkan Perhatian Kita Pada Masyarakat Kurang Mampu\u201d pada Kultum Ramadhan Series #4 kali ini.<\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div  class=\"wpb_single_image wpb_content_element vc_align_center wpb_content_element\">\n\t\t\n\t\t<figure class=\"wpb_wrapper vc_figure\">\n\t\t\t<div class=\"vc_single_image-wrapper   vc_box_border_grey\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"609\" src=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/webp-1024x609.webp\" class=\"vc_single_image-img attachment-large\" alt=\"Kultum Ramadhan Series #4\" title=\"Peran Puasa Dalam Meningkatkan Perhatian Kita Pada Masyarakat Kurang Mampu\" srcset=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/webp-1024x609.webp 1024w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/webp-300x178.webp 300w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/webp-768x456.webp 768w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/webp-1536x913.webp 1536w, https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/webp.webp 1920w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/div>\n\t\t<\/figure>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p>Bulan Ramadhan adalah bulan di mana semua umat Muslim di seluruh penjuru dunia melakukan ibadah puasa. Puasa merupakan praktik spiritual yang dilakukan oleh umat Muslim di mana mereka menahan diri dari makan, minum, dan aktivitas tertentu lainnya dari fajar (waktu Subuh) hingga matahari terbenam selama bulan Ramadan dan ini merupakan salah satu kewajiban agama dalam Islam dan dianggap sebagai salah satu dari lima rukun Islam.<\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p>Dengan berpuasa selama sebulan penuh di bulan Ramadhan, puasa mengajarkan kita secara langsung bagaimana rasanya menjadi masyarakat yang kurang mampu, orang yang memang sudah merasakan lapar dan haus dahaga sehari-harinya. Fauzi menyampaikan bahwa kita hanya merasakan perasaan yang sama dari waktu terbit fajar hingga terbenamnya matahari, namun bagi mereka yang kurang mampu hal itu sudah menjadi keseharian mereka untuk menahan lapar dan haus.<\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p>\u201cBisa kita bayangkan, bagaimana para masyarakat yang kurang mampu di luar sana merasakan lapar dan haus dalam keseharian mereka? Kita hanya merasakannya selama sebulan ini saja, hanya di bulan Ramadhan saja. Dengan merasakan apa yang mereka rasakan di keseharian mereka dapat meningkatkan rasa empati kita untuk lebih dermawan dan memberikan sedikit harta kita kepada orang-orang yang kurang mampu, seperti contohnya sedekah dan zakat\u201d ucap Fauzi.<\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p>Selain meningkatkan rasa empati kita terhadap orang-orang yang kurang mampu, berpuasa di bulan Ramadhan juga merupakan waktu yang tepat bagi kita untuk bersodaqoh tidak hanya kepada orang yang membutuhkan tetapi juga kepada yang tidak membutuhkan, seperti mengadakan acara Buka Puasa Bersama contohnya, dalam acara buka puasa bersama banyak sekali manfaat yang didapat. Selain mendapatkan pahala dari Yang Maha Esa, kita juga dapat mempererat tali silaturahmi antar sesama, membangun komunikasi dengan keluarga, teman ataupun kolega kita yang jarang berinteraksi sehingga itu dapat memperbaiki relasi kita kepada sesama.<\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p>\u201cBarang siapa memberi makanan terhadap orang yang berpuasa maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga\u201d (HR. Tirmidzi).<\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p><strong>Penulis : Siti Zakiyah | Editor : Husna Rahmi<\/strong><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_video_widget wpb_content_element vc_clearfix   vc_video-aspect-ratio-169 vc_video-el-width-100 vc_video-align-left\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t\n\t\t\t<div class=\"wpb_video_wrapper\"><iframe title=\"Kultum Ramadhan Series #4: Peran Puasa Dalam Meningkatkan Perhatian Kita Pada Masyrakat Kurang Mampu\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/UpIU4jPK1zg?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n\n\t<div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\" >\n\t\t<div class=\"wpb_wrapper\">\n\t\t\t<p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/kultum-ramadhan-series-3-peran-zakat-dalam-meningkatkan-kesejahteraan-masyarakat\/\">Kultum Ramadhan Series #3<\/a><\/strong><\/p>\n\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div><\/div><\/div><\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Kultum Ramadhan Series #4 Peran Puasa Dalam Meningkatkan Perhatian Kita Pada Masyarakat Kurang Mampu Jakarta, 28 Maret 2024. Kultum Ramadhan Series sudah mencapai episode ke-4, kajian kali ini diisi oleh Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (SDM), Logistik, Keuangan dan Laboratorium yakni Ahmad Fauzi Maryadi., S.E., beliau menyampaikan materi yang bertemakan \u201cPeran Puasa Dalam Meningkatkan Perhatian [...]","protected":false},"author":30,"featured_media":20623,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"wds_primary_category":0,"footnotes":""},"categories":[118,294,300],"tags":[314,309,315],"class_list":["post-20621","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kehidupan-kampus","category-pendidikan","tag-kultum","tag-puasa","tag-ramadhan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20621","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/30"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20621"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20621\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20623"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20621"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20621"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20621"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}